Minggu, 07 Desember 2008

Terasing



Aku tlah kehilangan sahabat-sahabatku
Aku tlah kehilangan orang orang yang kucintai
Aku telah kehilangan orang orang yang kupercayai
Aku bagaikan terasing
Tersesat disamudra luas
Tanpa seorangpun yang mengerti

Namun aku tak ingin menangis karena kalian
Bagiku air mata yang jatuh adalah sebuah kekalahan dan hina
Dan air mata yang jatuh ke bumi
Takan sanggup menghapus segala yang sudah terjadi

Biarkan aku sendiri dan tersesat
Tersesat dalam lorong jiwaku sendiri
Tinggalan bayang-bayang diriku atas apa yg pernah hidup
Tinggalkan segala kehirukpikukan
Yang pernah kusaksikan

Biarkan aku karam dan tenggelam ke lautan terdalam
Inilah rumahku dan kebahagiaanku
Tanpa satupun yang bernafas disisiku


-----####-----


Aku berjalan tanpa sahabat seperti kalian
Aku kehilangan jantung hidupku untuk tertawa lepas
Aku telah membentengi diriku dari segala tawa, cinta dan persahabatan
Sahabatku adalah diriku sendiri bukan siapapun

Aku berjalan di kerikil tajam
Aku berjalan di tengah badai dan hujan
Aku berteduh tanpa atap ditengah panas
Aku tertidur di dinginnya malam tanpa selimut
Aku menyusuri gunung dan lautan
Hanya untuk mencari aku-aku yang lain di seberang sana
Dan hatikupun lalu menangis menitikan air mata
Atas siksaan yang begitu hebat ini
Namun aku tak bisa lepaskan semua ini
Aku bernafas karena "dia"
"dia"lah yang sudah membuatku bertahan hidup
Dari jiwa-jiwa yang seharusnya sudah membunuhku

hati, roh, pikiran dan jiwa



Aku mendengar hati, roh, pikiran dan jiwaku
Berbicara bersama tentang diriku
Mereka masing-masing berkata : "akulah yang terbaik,
"Akulah yang pantas atas hidup ini"
Mereka saling tuding dan menjatuhkan
Pikiranku berbicara dengan logikanya
Hatiku menghasilkan perasaan dan cinta yang dia miliki
Rohku bermain dalam alam tak kasat matanya
Serta jiwaku yang berdiri tegak dengan idealisme dan keangkuhannya