Minggu, 09 Oktober 2011
Passion of The Life
Hidup itu memang penting....
tapi apalah artinya lagi hidup ini
jika kita tak bisa lagi berjalan seiringan bersamanya
perjalananku bukan atas apa yang bisa ku genggam
namun meski ku tak bisa menggenggam sedikitpun dari keindahan dunia ini
aku terus berlari mengejar apa yg kuyakini
satu-dua hal mungkin tak dapat kamu mengerti
tapi satu yg bisa kukatakan kepadamu
raihlah segala sesuatu yg tak dapat terbayarkan oleh apapun di kolong langit ini
yaitu kebebasan jiwamu sendiri
itulah kebahagiaan hakiki yg semestinya kamu capai
sebagaimana aku mengejarnya hingga kini
dari kekosongan menjadi ketenangan
dari ketiadaan menjadi kebahagiaan
======
I'd rather lose myself in passion than lose my passion.
- Jacques Mayol -
Perspektif
Apa yg dilihat mata belum tentu sama dengan apa yg dirasa oleh lidah
begitu juga bagiku sesuatu yg manis di lidah tidak langsung kutelan,
dan sesuatu yg pahit dilidah tidak langsung kumuntahkan
sesuatu yg manis belum tentu baik, dan sesuatu yg pahit belum tentu tidak baik
aku tidak pernah mengaku aku seorang yg baik atau sempurna
aku hanya tak ingin orang cepat menilaiku dan menolakku dalam kehidupan ini
awalnya aku tak bisa mengerti mengapa hidup ini tidak adil
mengapa sesama manusia saling mengkotak-kotakan manusia lainnya dalam hidup ini
bukankah musuh kita yg sesungguhnya adalah berasal dari diri kita sendiri
keangkuhan, ketidakadilan, keserakahan, kemunafikan dan kekejian dalam hati kita
mengapa dunia begitu angkuh terhadap hal-hal yg dipandang hina dan tidak lazim?
mungkinkah orang2 sepertiku tidak layak mendapatkan sesuatu yg lebih baik?
apakah sesuatu yg baik itu harus dapat dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga?
aku tak mengerti Tuhan, mengapa dunia ini begitu tidak adil bagi orang2 sepertiku.....
............
............
namun sekarang aku sudah terbiasa melihat semua itu, apa yg terjadi kepadaku dan juga kepada orang2 sepertiku
kami semua adalah orang2 yg terlupakan
orang2 yg dianggap jahat oleh dunia ini
orang2 yg dianggap tidak sempurna oleh hamba-hamba kesempurnaan
aku tak pernah mempercayai orang yg mengatakan :
"Tuhan mengasihimu, namun kamu harus jadi sama sepertiku jika ingin dikasihi Tuhan"
jujur kukatakan aku tak tahu apa tolak ukur sebuah kebaikan itu dapat dikatakan baik?
yg bisa kulakukan adalah berusaha melakukan hal yg terbaik menurutku berdasarkan apa yg sudah Tuhan ajarkan.
memang itu bukan jaminan mutlak apa yg kulakukan sudah baik
tapi setidaknya aku mempunyai niat baik utk tdk ingin menghakimi orang lain,
dan akupun tak ingin mereka memandang diriku lebih tinggi dari mereka
aku tak ingin berdiri diatas kepala orang lain
biarlah kita merenungkan sendiri seperti apa masing2 diri kita dihadapan Tuhan
apakah layak manusia yg tidak sempurna menentukan bagaimana yg baik bagaimana yg jahat?
ya memang aku tidak layak menentukannya
namun biarlah Tuhan sendiri yg menentukan itu semua
kita tidak berhak menentukan hidup orang lain, karena kita tidak punya hak atas hidup orang lain
semua manusia masing2 mempertanggungjawabkan dirinya sendiri di hadapan Tuhan
Tuhan sudah memberikan akal, pikiran, dan hati nurani utk menentukan mana yg baik mana yg tdk
Tuhan memberikan kita pilihan dan kita sendiri yg menentukannya
Tuhan tidak menciptakan manusia seperti robot yg terprogram
bagiku yg terpenting adalah bagaimana membuat orang lain merasa berharga disampingku
aku tak pernah menganggap mereka sampah
kebaikan bagiku adalah cukup tidak menyakiti sesamanya saja
Tuhan, seringkali mereka salah menilai diriku dan niat baikku hanya karena aku tak pandai bertutur kata di hadapan mereka.
seringkali mereka salah menilai diriku dan niat baikku hanya karena aku tak pandai bersikap dan mengambil hati mereka
terkadang batinku sering merasa sedih dan tersiksa melihat orang2 seperti itu memandang bagaimana hidup orang lain
aku memang kaget dengan seorang yg baru saja kukenal tiba2 memanggilku dgn kasar
tapi aku mencoba mencari tahu apa yg membuat dia seperti itu dan bagaimana dia sesungguhnya
jujur memang sulit awalnya aku menerima orang2 seperti itu
tapi bagiku yg terpenting adalah bukti nyata, bukan sekedar kata2
mungkin bagi sebagian orang aku terlalu bertele-tele berbicara
lalu mereka melontarkan ejekannya terhadap apa yg sudah kuungkapkan
tapi biarlah mereka telan sendiri saja apa yg menjadi kebenaran di benak mereka, bukan utkku
karena akupun tidak akan memaksa mereka menerimaku
hidupku bukanlah mencari hormat
aku tidak mencari ketenaran agar diriku dihormati
bagiku, apa artinya semua hormat manusia itu
begitupun aku jg tidak ingin dihormati dan dikagumi karena hidupku yg lurus dan suci
akupun tak pernah merasa hidupku sudah lurus dan suci
aku belajar sampai ke liang kubur
buatku hidup itu sprti lingkaran
tak ada awal tak ada akhir, tak ada titik puncak
aku terus mencari dan mencari
karna apa yg kudapati hari ini, akan habis di hari esok
aku takkan pernah bisa mendapati titik puncak itu
kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semata
yang bisa kulakukan di dunia ini adalah bermula dari dalam diriku sendiri
melakukan hal yg terbaik, setidaknya aku tidak menyakiti sesamaku dan membuat mereka tidak berharga di sisiku
aku akan masuk kedalam rumah orang lain jika dia membukakan pintunya uktku
jika tidak aku tidak akan memaksanya
aku tak ingin membawa permata yg indah agar dia membukakan pintunya utkku
begitu juga sebaliknya aku tidak akan membukakan pintuku jika seseorang menggedor-gedor rumahku dan lalu menodongkan pistol di kepalaku
semoga Tuhan mengampuni keangkuhan, ketidaktahuan dan ketidaksempurnaan kita semua
may God bless us
Sebuah Catatan....
Kebahagiaan bukan harta yg kaumiliki
kebahagiaan bukan harta yg kau cari
kebahagiaan bukan seberapa besar perutmu terisi
dan kebahagiaan bukanlah seberapa bnyk org menghagaimmu berdasarkan harta yg kau telah beri ke mereka
aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup di tengah kegelisahanku
aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup didlm penjaraku
kebohongan akan membuatmu kehilangan hidupmu
itu yang pernah kualami dulu
dan aku tak ingin mengulanginya kembali
duniaku adalah tanpa mereka di tempat2 kebohongan
harta yg membutakan hati mereka
kefanaan yg membuat mereka tidak sadarkan diri
dan segala gemerlap & keserakahan dunia ini yang telah membohongi mereka
aku tau dan sadar aku tidaklah mungkin menjadi bagian dalam hidup mereka
karena sisi duniaku yang berbeda
aku takkan bisa bercampur dalam peradaban mereka
dan aku menjadi kesepian disini hanya karena aku bukanlah mereka
tapi setidaknya inilah aku adanya
seperti halnya pada mulanya Tuhan menciptakan diriku murni tanpa campur tangan dunia
aku tak ingin membohongi diriku sendiri dan Tuhan yang telah menciptakanku
aku tdk membutuhkan semua kemewahan ini Tuhan
aku tdk membutuhkan segala kekerasan dan makian ayah-ibu
aku tdk membutuhkan aturan-aturan formal guru-guru berdasi
aku tdk membutuhkan keserakahan orang2 kerah putih
aku tidak membutuhkan uangmu untuk menggadaikan jiwaku...tuanku
dan aku tidak membutuhkan kesombongan kalian semua
mungkin engkau bisa membuat permata yg paling indah dalam dunia ini dgn segala kemunafikanmu
sedangkan aku hanya bisa membuat tulisan yg sederhana ini dari hatiku sendiri yg terdalam
karena hanya inilah yg kupunya, segala apa yg ada dalam diriku dan kejujuranku
tetapi walau begitu aku bahagia dengan apa yg kumiliki
mungkin cinta dalam dunia ini tak pernah bisa menerimaku seperti ini
namun setidaknya aku masih memiliki hatiku dan kejujuranku utk menjadi teman dan seorang yg bisa mencintaiku apa adanya
aku tak pernah berharap ada seorang datang membawa bunga harum namun berkata spt ini :
'lepaskanlah jaket lusuhmu dan basuhlah tubuhmu jika ingin bersamaku, aku menyuruhmu spt ini karna aku peduli padamu'
aku tau tak ada seorangpun yang datang tanpa mengatakan spt itu kepadaku
aku tidak ingin ditemukan dalam dunia mereka
karena aku ingin pergi ke duniaku sendiri
mungkin terdengar ekstrim di telinga kalian
tetapi aku merasa ini baik untukku
karena aku yg menjalani hidupku dan mengerti apa yg jiwaku rasakan
sewaktu aku kecil ayahku gemar mengoleksi perangko, dan tak pernah mau kehilangannya
ibuku sangat mencintai gelas kristal yg dimilikinya dan sangat sedih dan marah jika kristal itu dipecahkan orang lain
temanku-temanku memiliki mainannya sendiri yang canggih2 dan bahkan tdk pernah sudi utk dipinjamkan kpd teman sepermainannya
mantan kekasihku memiliki perhiasan, sepatu dan tas bermerk mahal yang lebih dicintainya daripada diriku sendiri
guru-guruku sibuk mengurusi gelar kehormatannya daripada gelar kelulusan anak2 didiknya
mereka semua ingin dihormati
mereka semua mencintai waktu-waktu mereka dan harta-harta mereka sendiri
bahkan sudah seperti bagian dari tubuh mereka sendiriyg bilamana dilukai itu akan melukai mereka juga
mereka sadar jika menghancurkan barang kesayangan mereka itu sama saja melukai diri mereka sendiri
tapi mereka tidak sadar, menghancurkan cinta yg mereka punya juga akan melukai diri mereka sendiri
mereka sadar bagaimana cara merawat yg baik barang kesayangan mereka
tapi itu tidak berlaku bagi diriku
kekerasan2, kebisingan2, kemunafikan2, pertengkaran2, keserakahan2, ke-egoisan2, dan kebohongan2
dan kenyataan2 inilah yg melukaiku hari demi hari
dan membuat api dalam perasaanku semakin padam dan membeku
aku tak percaya lagi cinta sekarang
tak ada yg benar jika seorang mengatakan :
'aku mencintaimu dan menyayangimu lebih dari diriku sendiri'
tak ada kebenaran dalam kata2 itu buatku
tak ada ke-arifan dalam penindasan mengatasnamakan didikan
tak ada kesetiaan dalam mulut semu belaka
aku tak butuh perkataan2 itu semua
kadangkala aku melihat diriku tertawa dan bermain riang di suatu tempat yg sejuk
masa kecilku kelihatannya, sepertinya....
kadangkala aku melihat sebuah rumah di surga dengan anggota keluarga yg harmonis
dipimpin seorang ayah yang bersahaja tegas namun penuh kesabaran, kelembutan dan kebijaksanaan
kadangkala aku melihat aku bersama teman baru yang entah dari dunia mana dia berasal
dia bisa menerima keadaanku dan menjadi sahabat sejatiku
dan kadangkala juga aku melihat seorang wanita menggandeng tanganku yg dengan setia menemaniku
ke ujung bagian bumi manapun dalam kehidupan ini
namun sepertinya masa-masa itu seperti khayalan saja bagiku
dan seperti dongeng di siang bolong
jangan pernah mencoba merubah orang lain, jika orang itu tidak berusaha mencoba merusak dan merubah kehidupan sekitarnya
jangan pernah merubah dan mempengaruhi jalan orang lain jika jalan yg orang itu ambil adalah kemauannya sendiri,
terlebih itu satu2nya jalan dan hal yang bisa membuatnya lebih tenang dan lebih baik dalam hidupnya
itu juga yang tidak ingin kuperbuat terhadap orang lain, karena aku tidak ingin perbuat hal kepada orang lain yang aku sendiri tidak suka
kebanyakan orang menganggapku seorang yang aneh hanya karena aku berbeda dengan mereka, lingkungan ini, orang sekitarku dan kehidupan dunia pada umumnya
tapi apakah mereka pernah menyadari keangkuhan mereka terhadap sesamanya?
terkadang kebahagiaan hidup tidak melulu terletak pada kesemarakan, keramaian, dan kegemerlapan
memang bagi sebagian orang kebahagiaan hidup dan kelangsungan hidup adalah sesuatu yang dianggap normal oleh sekitarnya
menjadi bagian dari masyarakat dan kehidupan yang 'normal' menurut mereka
dan bagi sebagian orang kebahagaiaan hidup bergantung kepada apa yang dia dapat dan hasilkan
bergantung kepada benda2 dan materi yang berkilauan dan menghibur yang dapat membuat hatinya gembira
namun mereka tidak menyadari ada bagian kecil dalam kehidupan manusia di kolong langit ini
yang tidak membutuhkan itu semua
yang kebahagiaan dan kelangsungan hidupnya tidak berdasarkan itu semua
terkadang aku melihat alam dan hewan lebih berperasaan dan tulus dibandingkan ciptaan Tuhan yg sempurna, yaitu manusia
tapi itu bukan berarti Tuhan salah menciptakan ciptaannya
manusia diciptakan oleh Tuhan dibekali dengan kehendak untuk menentukan pilihannya masing2
utk menentukan kemana arah hidupnya kelak
memilih untuk perduli terhadap sesamanya atau tidak
untuk saling merasakan
kepedihan yang orang lain rasakan
Tuhan yang baik memberikan kita hak dan kebebebasan utk memilih dan menentukan jalan hidup kita,
Tuhan yg baik tdk menginginkan kita menjadi baik tapi hanya menjadi robot yg terprogram belaka
oleh karenanya kita dibekali perasaan, hati nurani dan akal sehat untuk menentukan jalan yang baik utk kita dan utk sesama kita
hanya saja manusia yang sering merasa seperti Tuhan, mencoba menciptakan robot2 dalam dunia ini seturut kehendaknya
aku memilih dan menentukan jalan mana yg akan kutempuh
dimana aku tidak ingin menjadi orang yang berdiri diatas kepala orang lain
dimana aku tidak ingin menjadi orang yg kebahagiaannya bergantung atas apa yg dipandang baik oleh dunia ini
dan dimana aku tidak ingin menjadi orang lain selain diriku sendiri
aku hanya bisa menulis ini semua untuk mengatasi kesendirianku
mengusir rasa sepi ini dan semua orang2 yg tdk mengerti jalan pikirku
aku menyadari semua tulisanku ini tidak akan bisa merubah mereka semua
tapi walau begitu, setidaknya tulisan2ku ini bisa menjadi temanku yg tdk terlihat
2 sept 2010
Langganan:
Postingan (Atom)


