Minggu, 09 Oktober 2011
Sebuah Catatan....
Kebahagiaan bukan harta yg kaumiliki
kebahagiaan bukan harta yg kau cari
kebahagiaan bukan seberapa besar perutmu terisi
dan kebahagiaan bukanlah seberapa bnyk org menghagaimmu berdasarkan harta yg kau telah beri ke mereka
aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup di tengah kegelisahanku
aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup didlm penjaraku
kebohongan akan membuatmu kehilangan hidupmu
itu yang pernah kualami dulu
dan aku tak ingin mengulanginya kembali
duniaku adalah tanpa mereka di tempat2 kebohongan
harta yg membutakan hati mereka
kefanaan yg membuat mereka tidak sadarkan diri
dan segala gemerlap & keserakahan dunia ini yang telah membohongi mereka
aku tau dan sadar aku tidaklah mungkin menjadi bagian dalam hidup mereka
karena sisi duniaku yang berbeda
aku takkan bisa bercampur dalam peradaban mereka
dan aku menjadi kesepian disini hanya karena aku bukanlah mereka
tapi setidaknya inilah aku adanya
seperti halnya pada mulanya Tuhan menciptakan diriku murni tanpa campur tangan dunia
aku tak ingin membohongi diriku sendiri dan Tuhan yang telah menciptakanku
aku tdk membutuhkan semua kemewahan ini Tuhan
aku tdk membutuhkan segala kekerasan dan makian ayah-ibu
aku tdk membutuhkan aturan-aturan formal guru-guru berdasi
aku tdk membutuhkan keserakahan orang2 kerah putih
aku tidak membutuhkan uangmu untuk menggadaikan jiwaku...tuanku
dan aku tidak membutuhkan kesombongan kalian semua
mungkin engkau bisa membuat permata yg paling indah dalam dunia ini dgn segala kemunafikanmu
sedangkan aku hanya bisa membuat tulisan yg sederhana ini dari hatiku sendiri yg terdalam
karena hanya inilah yg kupunya, segala apa yg ada dalam diriku dan kejujuranku
tetapi walau begitu aku bahagia dengan apa yg kumiliki
mungkin cinta dalam dunia ini tak pernah bisa menerimaku seperti ini
namun setidaknya aku masih memiliki hatiku dan kejujuranku utk menjadi teman dan seorang yg bisa mencintaiku apa adanya
aku tak pernah berharap ada seorang datang membawa bunga harum namun berkata spt ini :
'lepaskanlah jaket lusuhmu dan basuhlah tubuhmu jika ingin bersamaku, aku menyuruhmu spt ini karna aku peduli padamu'
aku tau tak ada seorangpun yang datang tanpa mengatakan spt itu kepadaku
aku tidak ingin ditemukan dalam dunia mereka
karena aku ingin pergi ke duniaku sendiri
mungkin terdengar ekstrim di telinga kalian
tetapi aku merasa ini baik untukku
karena aku yg menjalani hidupku dan mengerti apa yg jiwaku rasakan
sewaktu aku kecil ayahku gemar mengoleksi perangko, dan tak pernah mau kehilangannya
ibuku sangat mencintai gelas kristal yg dimilikinya dan sangat sedih dan marah jika kristal itu dipecahkan orang lain
temanku-temanku memiliki mainannya sendiri yang canggih2 dan bahkan tdk pernah sudi utk dipinjamkan kpd teman sepermainannya
mantan kekasihku memiliki perhiasan, sepatu dan tas bermerk mahal yang lebih dicintainya daripada diriku sendiri
guru-guruku sibuk mengurusi gelar kehormatannya daripada gelar kelulusan anak2 didiknya
mereka semua ingin dihormati
mereka semua mencintai waktu-waktu mereka dan harta-harta mereka sendiri
bahkan sudah seperti bagian dari tubuh mereka sendiriyg bilamana dilukai itu akan melukai mereka juga
mereka sadar jika menghancurkan barang kesayangan mereka itu sama saja melukai diri mereka sendiri
tapi mereka tidak sadar, menghancurkan cinta yg mereka punya juga akan melukai diri mereka sendiri
mereka sadar bagaimana cara merawat yg baik barang kesayangan mereka
tapi itu tidak berlaku bagi diriku
kekerasan2, kebisingan2, kemunafikan2, pertengkaran2, keserakahan2, ke-egoisan2, dan kebohongan2
dan kenyataan2 inilah yg melukaiku hari demi hari
dan membuat api dalam perasaanku semakin padam dan membeku
aku tak percaya lagi cinta sekarang
tak ada yg benar jika seorang mengatakan :
'aku mencintaimu dan menyayangimu lebih dari diriku sendiri'
tak ada kebenaran dalam kata2 itu buatku
tak ada ke-arifan dalam penindasan mengatasnamakan didikan
tak ada kesetiaan dalam mulut semu belaka
aku tak butuh perkataan2 itu semua
kadangkala aku melihat diriku tertawa dan bermain riang di suatu tempat yg sejuk
masa kecilku kelihatannya, sepertinya....
kadangkala aku melihat sebuah rumah di surga dengan anggota keluarga yg harmonis
dipimpin seorang ayah yang bersahaja tegas namun penuh kesabaran, kelembutan dan kebijaksanaan
kadangkala aku melihat aku bersama teman baru yang entah dari dunia mana dia berasal
dia bisa menerima keadaanku dan menjadi sahabat sejatiku
dan kadangkala juga aku melihat seorang wanita menggandeng tanganku yg dengan setia menemaniku
ke ujung bagian bumi manapun dalam kehidupan ini
namun sepertinya masa-masa itu seperti khayalan saja bagiku
dan seperti dongeng di siang bolong
jangan pernah mencoba merubah orang lain, jika orang itu tidak berusaha mencoba merusak dan merubah kehidupan sekitarnya
jangan pernah merubah dan mempengaruhi jalan orang lain jika jalan yg orang itu ambil adalah kemauannya sendiri,
terlebih itu satu2nya jalan dan hal yang bisa membuatnya lebih tenang dan lebih baik dalam hidupnya
itu juga yang tidak ingin kuperbuat terhadap orang lain, karena aku tidak ingin perbuat hal kepada orang lain yang aku sendiri tidak suka
kebanyakan orang menganggapku seorang yang aneh hanya karena aku berbeda dengan mereka, lingkungan ini, orang sekitarku dan kehidupan dunia pada umumnya
tapi apakah mereka pernah menyadari keangkuhan mereka terhadap sesamanya?
terkadang kebahagiaan hidup tidak melulu terletak pada kesemarakan, keramaian, dan kegemerlapan
memang bagi sebagian orang kebahagiaan hidup dan kelangsungan hidup adalah sesuatu yang dianggap normal oleh sekitarnya
menjadi bagian dari masyarakat dan kehidupan yang 'normal' menurut mereka
dan bagi sebagian orang kebahagaiaan hidup bergantung kepada apa yang dia dapat dan hasilkan
bergantung kepada benda2 dan materi yang berkilauan dan menghibur yang dapat membuat hatinya gembira
namun mereka tidak menyadari ada bagian kecil dalam kehidupan manusia di kolong langit ini
yang tidak membutuhkan itu semua
yang kebahagiaan dan kelangsungan hidupnya tidak berdasarkan itu semua
terkadang aku melihat alam dan hewan lebih berperasaan dan tulus dibandingkan ciptaan Tuhan yg sempurna, yaitu manusia
tapi itu bukan berarti Tuhan salah menciptakan ciptaannya
manusia diciptakan oleh Tuhan dibekali dengan kehendak untuk menentukan pilihannya masing2
utk menentukan kemana arah hidupnya kelak
memilih untuk perduli terhadap sesamanya atau tidak
untuk saling merasakan
kepedihan yang orang lain rasakan
Tuhan yang baik memberikan kita hak dan kebebebasan utk memilih dan menentukan jalan hidup kita,
Tuhan yg baik tdk menginginkan kita menjadi baik tapi hanya menjadi robot yg terprogram belaka
oleh karenanya kita dibekali perasaan, hati nurani dan akal sehat untuk menentukan jalan yang baik utk kita dan utk sesama kita
hanya saja manusia yang sering merasa seperti Tuhan, mencoba menciptakan robot2 dalam dunia ini seturut kehendaknya
aku memilih dan menentukan jalan mana yg akan kutempuh
dimana aku tidak ingin menjadi orang yang berdiri diatas kepala orang lain
dimana aku tidak ingin menjadi orang yg kebahagiaannya bergantung atas apa yg dipandang baik oleh dunia ini
dan dimana aku tidak ingin menjadi orang lain selain diriku sendiri
aku hanya bisa menulis ini semua untuk mengatasi kesendirianku
mengusir rasa sepi ini dan semua orang2 yg tdk mengerti jalan pikirku
aku menyadari semua tulisanku ini tidak akan bisa merubah mereka semua
tapi walau begitu, setidaknya tulisan2ku ini bisa menjadi temanku yg tdk terlihat
2 sept 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar