Senin, 10 Oktober 2011

(Sekumpulan puisi ringan tentang cinta)



- Aku, Kamu & Facebook -

Malam dingin termenung sendiri dgn tv dan semangkuk mie
semenit yg lalu terasa begitu sepi
tanpa hadirmu yg biasa berada disini
ahh terbayang kamu yg sedang bermimpi
seketika saja semua berubah dlm situasi dan kondisi
saat 'kudengar' dirimu menyapa melalui hati
benar saja status ini ada yg mengisi
kini malam yg dingin tetap indah karna ada kamu yg menemani



------####--------


- Tentang Kamu -

Hafal sudah aku dengan kamu yang super cuek
itulah kesan pertama yg kudapat hingga kini
bicara yg simple namun cukup membuatku pusing tujuh keliling bertanya-tanya apa isi hatimu
kamu sudah membuatku seperti badut yg tampak bodoh berusaha untuk menghiburmu
ahh jika saja aku tau apa maumu dan isi hatimu
langsung aja kutembak tepat sasaran tanpa basa basi
tapii...yach...seperti biasa aku harus melalui tembok yg berlapis seperti penjara Guantanamo
ohh nona seandainya saja kamu melayangkan sedikit saja senyummu yg mahal dan 'beracun' itu
pasti aku sudah berubah menjadi pria super yg siap menjebol tembok2 ini untukmu



------#####-------


- Hanya Sebatas Angan -

mimpi, misi yang mustahil bagiku,
sepertinya.....
menunggumu...,membuka sedikit saja celah hatimu untukku.
menyediakan sedikit ruang untuk kutempati.

mengamati...,dan hanya menjadi penganggum rahasia saja.
memiliki...?
oohhh sepertinya angan-anganku terbang terlalu tinggi,
dan imajinasiku terlalu jauh berpetualang

aku bukanlah pengayom yg baik bagimu....mungkin.
tanganku terlalu kaku untuk menulis sebuah surat untukmu,
'lidah'ku terlalu kelu untuk menyapa dirimu.
ahh...biarlah kupandangi saja wajahmu yg ayu sambil semuanya berlalu.

Minggu, 09 Oktober 2011

Passion of The Life



Hidup itu memang penting....
tapi apalah artinya lagi hidup ini
jika kita tak bisa lagi berjalan seiringan bersamanya

perjalananku bukan atas apa yang bisa ku genggam
namun meski ku tak bisa menggenggam sedikitpun dari keindahan dunia ini
aku terus berlari mengejar apa yg kuyakini

satu-dua hal mungkin tak dapat kamu mengerti
tapi satu yg bisa kukatakan kepadamu
raihlah segala sesuatu yg tak dapat terbayarkan oleh apapun di kolong langit ini
yaitu kebebasan jiwamu sendiri
itulah kebahagiaan hakiki yg semestinya kamu capai
sebagaimana aku mengejarnya hingga kini
dari kekosongan menjadi ketenangan
dari ketiadaan menjadi kebahagiaan



======


I'd rather lose myself in passion than lose my passion.
- Jacques Mayol  -

Perspektif



Apa yg dilihat mata belum tentu sama dengan apa yg dirasa oleh lidah

begitu juga bagiku sesuatu yg manis di lidah tidak langsung kutelan,
dan sesuatu yg pahit dilidah tidak langsung kumuntahkan
sesuatu yg manis belum tentu baik, dan sesuatu yg pahit belum tentu tidak baik

aku tidak pernah mengaku aku seorang yg baik atau sempurna
aku hanya tak ingin orang cepat menilaiku dan menolakku dalam kehidupan ini

awalnya aku tak bisa mengerti mengapa hidup ini tidak adil
mengapa sesama manusia saling mengkotak-kotakan manusia lainnya dalam hidup ini
bukankah musuh kita yg sesungguhnya adalah berasal dari diri kita sendiri
keangkuhan, ketidakadilan, keserakahan, kemunafikan dan kekejian dalam hati kita

mengapa dunia begitu angkuh terhadap hal-hal yg dipandang hina dan tidak lazim?

mungkinkah orang2 sepertiku tidak layak mendapatkan sesuatu yg lebih baik?
apakah sesuatu yg baik itu harus dapat dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga?
aku tak mengerti Tuhan, mengapa dunia ini begitu tidak adil bagi orang2 sepertiku.....

............
............

namun sekarang aku sudah terbiasa melihat semua itu, apa yg terjadi kepadaku dan juga kepada orang2 sepertiku

kami semua adalah orang2 yg terlupakan
orang2 yg dianggap jahat oleh dunia ini
orang2 yg dianggap tidak sempurna oleh hamba-hamba kesempurnaan

aku tak pernah mempercayai orang yg mengatakan :
"Tuhan mengasihimu, namun kamu harus jadi sama sepertiku jika ingin dikasihi Tuhan"
jujur kukatakan aku tak tahu apa tolak ukur sebuah kebaikan itu dapat dikatakan baik?
yg bisa kulakukan adalah berusaha melakukan hal yg terbaik menurutku berdasarkan apa yg sudah Tuhan ajarkan.
memang itu bukan jaminan mutlak apa yg kulakukan sudah baik
tapi setidaknya aku mempunyai niat baik utk tdk ingin menghakimi orang lain,
dan akupun tak ingin mereka memandang diriku lebih tinggi dari mereka
aku tak ingin berdiri diatas kepala orang lain
biarlah kita merenungkan sendiri seperti apa masing2 diri kita dihadapan Tuhan

apakah layak manusia yg tidak sempurna menentukan bagaimana yg baik bagaimana yg jahat?
ya memang aku tidak layak menentukannya
namun biarlah Tuhan sendiri yg menentukan itu semua
kita tidak berhak menentukan hidup orang lain, karena kita tidak punya hak atas hidup orang lain
semua manusia masing2 mempertanggungjawabkan dirinya sendiri di hadapan Tuhan
Tuhan sudah memberikan akal, pikiran, dan hati nurani utk menentukan mana yg baik mana yg tdk
Tuhan memberikan kita pilihan dan kita sendiri yg menentukannya
Tuhan tidak menciptakan manusia seperti robot yg terprogram
bagiku yg terpenting adalah bagaimana membuat orang lain merasa berharga disampingku

aku tak pernah menganggap mereka sampah
kebaikan bagiku adalah cukup tidak menyakiti sesamanya saja

Tuhan, seringkali mereka salah menilai diriku dan niat baikku hanya karena aku tak pandai bertutur kata di hadapan mereka.
seringkali mereka salah menilai diriku dan niat baikku hanya karena aku tak pandai bersikap dan mengambil hati mereka
terkadang batinku sering merasa sedih dan tersiksa melihat orang2 seperti itu memandang bagaimana hidup orang lain

aku memang kaget dengan seorang yg baru saja kukenal tiba2 memanggilku dgn kasar
tapi aku mencoba mencari tahu apa yg membuat dia seperti itu dan bagaimana dia sesungguhnya
jujur memang sulit awalnya aku menerima orang2 seperti itu
tapi bagiku yg terpenting adalah bukti nyata, bukan sekedar kata2

mungkin bagi sebagian orang aku terlalu bertele-tele berbicara
lalu mereka melontarkan ejekannya terhadap apa yg sudah kuungkapkan
tapi biarlah mereka telan sendiri saja apa yg menjadi kebenaran di benak mereka, bukan utkku
karena akupun tidak akan memaksa mereka menerimaku

hidupku bukanlah mencari hormat
aku tidak mencari ketenaran agar diriku dihormati
bagiku, apa artinya semua hormat manusia itu
begitupun aku jg tidak ingin dihormati dan dikagumi karena hidupku yg lurus dan suci
akupun tak pernah merasa hidupku sudah lurus dan suci
aku belajar sampai ke liang kubur
buatku hidup  itu sprti lingkaran
tak ada awal tak ada akhir, tak ada titik puncak
aku terus mencari dan mencari
karna apa yg kudapati hari ini, akan habis di hari esok
aku takkan pernah bisa mendapati titik puncak itu
kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semata

yang bisa kulakukan di dunia ini adalah bermula dari dalam diriku sendiri
melakukan hal yg terbaik, setidaknya aku tidak menyakiti sesamaku dan membuat mereka tidak berharga di sisiku

aku akan masuk kedalam rumah orang lain jika dia membukakan pintunya uktku
jika tidak aku tidak akan memaksanya
aku tak ingin membawa permata yg indah agar dia membukakan pintunya utkku

begitu juga sebaliknya aku tidak akan membukakan pintuku jika seseorang menggedor-gedor rumahku dan lalu menodongkan pistol di kepalaku

semoga Tuhan mengampuni keangkuhan, ketidaktahuan dan ketidaksempurnaan kita semua


may God bless us

Sebuah Catatan....



Kebahagiaan bukan harta yg kaumiliki
kebahagiaan bukan harta yg kau cari
kebahagiaan bukan seberapa besar perutmu terisi
dan kebahagiaan bukanlah seberapa bnyk org menghagaimmu berdasarkan harta yg kau telah beri ke mereka  


aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup di tengah kegelisahanku
aku merasa kebahagiaanku tak pernah hidup didlm penjaraku


kebohongan akan membuatmu kehilangan hidupmu
itu yang pernah kualami dulu
dan aku tak ingin mengulanginya kembali
    
duniaku adalah tanpa mereka di tempat2 kebohongan
harta yg membutakan hati mereka
kefanaan yg membuat mereka tidak sadarkan diri
dan segala gemerlap & keserakahan dunia ini yang telah membohongi mereka


aku tau dan sadar aku tidaklah mungkin menjadi bagian dalam hidup mereka
karena sisi duniaku yang berbeda
aku takkan bisa bercampur dalam peradaban mereka
    
dan aku menjadi kesepian disini hanya karena aku bukanlah mereka
tapi setidaknya inilah aku adanya
seperti halnya pada mulanya Tuhan menciptakan diriku murni tanpa campur tangan dunia
aku tak ingin membohongi diriku sendiri dan Tuhan yang telah menciptakanku


aku tdk membutuhkan semua kemewahan ini Tuhan
aku tdk membutuhkan segala kekerasan dan makian ayah-ibu
aku tdk membutuhkan aturan-aturan formal guru-guru berdasi
aku tdk membutuhkan keserakahan orang2 kerah putih
aku tidak membutuhkan uangmu untuk menggadaikan jiwaku...tuanku
dan aku tidak membutuhkan kesombongan kalian semua


mungkin engkau bisa membuat permata yg paling indah dalam dunia ini dgn segala kemunafikanmu
sedangkan aku hanya bisa membuat tulisan yg sederhana ini dari hatiku sendiri yg terdalam
karena hanya inilah yg kupunya, segala apa yg ada dalam diriku dan kejujuranku
tetapi walau begitu aku bahagia dengan apa yg kumiliki


mungkin cinta dalam dunia ini tak pernah bisa menerimaku seperti ini
namun setidaknya aku masih memiliki hatiku dan kejujuranku utk menjadi teman dan seorang yg bisa mencintaiku apa adanya
aku tak pernah berharap ada seorang datang membawa bunga harum namun berkata spt ini :
'lepaskanlah jaket lusuhmu dan basuhlah tubuhmu jika ingin bersamaku, aku menyuruhmu spt ini karna aku peduli padamu'
aku tau tak ada seorangpun yang datang tanpa mengatakan spt itu kepadaku


aku tidak ingin ditemukan dalam dunia mereka
karena aku ingin pergi ke duniaku sendiri
mungkin terdengar ekstrim di telinga kalian
tetapi aku merasa ini baik untukku
karena aku yg menjalani hidupku dan mengerti apa yg jiwaku rasakan
    
sewaktu aku kecil ayahku gemar mengoleksi perangko, dan tak pernah mau kehilangannya
ibuku sangat mencintai gelas kristal yg dimilikinya dan sangat sedih dan marah jika kristal itu dipecahkan orang lain
temanku-temanku memiliki mainannya sendiri yang canggih2 dan bahkan tdk pernah sudi utk dipinjamkan kpd teman sepermainannya
mantan kekasihku memiliki perhiasan, sepatu dan tas bermerk mahal yang lebih dicintainya daripada diriku sendiri
guru-guruku sibuk mengurusi gelar kehormatannya daripada gelar kelulusan anak2 didiknya
mereka semua ingin dihormati
mereka semua mencintai waktu-waktu mereka dan harta-harta mereka sendiri
bahkan sudah seperti bagian dari tubuh mereka sendiriyg bilamana dilukai itu akan melukai mereka juga


mereka sadar jika menghancurkan barang kesayangan mereka itu sama saja melukai diri mereka sendiri
tapi mereka tidak sadar, menghancurkan cinta yg mereka punya juga akan melukai diri mereka sendiri
mereka sadar bagaimana cara merawat yg baik barang kesayangan mereka
tapi itu tidak berlaku bagi diriku


kekerasan2, kebisingan2, kemunafikan2, pertengkaran2, keserakahan2, ke-egoisan2, dan kebohongan2


dan kenyataan2 inilah yg melukaiku hari demi hari
dan membuat api dalam perasaanku semakin padam dan membeku
    
aku tak percaya lagi cinta sekarang
tak ada yg benar jika seorang mengatakan :
'aku mencintaimu dan menyayangimu lebih dari diriku sendiri'
tak ada kebenaran dalam kata2 itu buatku
tak ada ke-arifan dalam penindasan mengatasnamakan didikan
tak ada kesetiaan dalam mulut semu belaka
aku tak butuh perkataan2 itu semua
    
kadangkala aku melihat diriku tertawa dan bermain riang di suatu tempat yg sejuk
masa kecilku kelihatannya, sepertinya....
kadangkala aku melihat sebuah rumah di surga dengan anggota keluarga yg harmonis
dipimpin seorang ayah yang bersahaja tegas namun penuh kesabaran, kelembutan dan kebijaksanaan
kadangkala aku melihat aku bersama teman baru yang entah dari dunia mana dia berasal
dia bisa menerima keadaanku dan menjadi sahabat sejatiku
dan kadangkala juga aku melihat seorang wanita menggandeng tanganku yg dengan setia menemaniku
ke ujung bagian bumi manapun dalam kehidupan ini


namun sepertinya masa-masa itu seperti khayalan saja bagiku
dan seperti dongeng di siang bolong


jangan pernah mencoba merubah orang lain, jika orang itu tidak berusaha mencoba merusak dan merubah kehidupan sekitarnya
jangan pernah merubah dan mempengaruhi jalan orang lain jika jalan yg orang itu ambil adalah kemauannya sendiri,
terlebih itu satu2nya jalan dan hal yang bisa membuatnya lebih tenang dan lebih baik dalam hidupnya
itu juga yang tidak ingin kuperbuat terhadap orang lain, karena aku tidak ingin perbuat hal kepada orang lain yang aku sendiri tidak suka
    
kebanyakan orang menganggapku seorang yang aneh hanya karena aku berbeda dengan mereka, lingkungan ini, orang sekitarku dan kehidupan dunia pada umumnya


tapi apakah mereka pernah menyadari keangkuhan mereka terhadap sesamanya?
terkadang kebahagiaan hidup tidak melulu terletak pada kesemarakan, keramaian, dan kegemerlapan
memang bagi sebagian orang kebahagiaan hidup dan kelangsungan hidup adalah sesuatu yang dianggap normal oleh sekitarnya
menjadi bagian dari masyarakat dan kehidupan yang 'normal' menurut mereka
dan bagi sebagian orang kebahagaiaan hidup bergantung kepada apa yang dia dapat dan hasilkan
bergantung kepada benda2 dan materi yang berkilauan dan menghibur yang dapat membuat hatinya gembira


namun mereka tidak menyadari ada bagian kecil dalam kehidupan manusia di kolong langit ini
yang tidak membutuhkan itu semua
yang kebahagiaan dan kelangsungan hidupnya tidak berdasarkan itu semua
    
terkadang aku melihat alam dan hewan lebih berperasaan dan tulus dibandingkan ciptaan Tuhan yg sempurna, yaitu manusia
tapi itu bukan berarti Tuhan salah menciptakan ciptaannya
manusia diciptakan oleh Tuhan dibekali dengan kehendak untuk menentukan pilihannya masing2
utk menentukan kemana arah hidupnya kelak
memilih untuk perduli terhadap sesamanya atau tidak
untuk saling merasakan
kepedihan yang orang lain rasakan
Tuhan yang baik memberikan kita hak dan kebebebasan utk memilih dan menentukan jalan hidup kita,
Tuhan yg baik tdk menginginkan kita menjadi baik tapi hanya menjadi robot yg terprogram belaka
oleh karenanya kita dibekali perasaan, hati nurani dan akal sehat untuk menentukan jalan yang baik utk kita dan utk sesama kita


hanya saja manusia yang sering merasa seperti Tuhan, mencoba menciptakan robot2 dalam dunia ini seturut kehendaknya


aku memilih dan menentukan jalan mana yg akan kutempuh
dimana aku tidak ingin menjadi orang yang berdiri diatas kepala orang lain
dimana aku tidak ingin menjadi orang yg kebahagiaannya bergantung atas apa yg dipandang baik oleh dunia ini
dan dimana aku tidak ingin menjadi orang lain selain diriku sendiri


aku hanya bisa menulis ini semua untuk mengatasi kesendirianku
mengusir rasa sepi ini dan semua orang2 yg tdk mengerti jalan pikirku
aku menyadari semua tulisanku ini tidak akan bisa merubah mereka semua
tapi walau begitu, setidaknya tulisan2ku ini bisa menjadi temanku yg tdk terlihat



2 sept 2010

Selasa, 04 Oktober 2011

Satu





The greatest is only one, could not be more than one
there’s only one truth

as well as one Creator
so we are .... we become one
among all of us who believe in it and keep it in our hearts
all that left alone and seen very strange from the insight of this life
otherwise is the greatest in our world
all unique souls were created to be the greatest
for you and for me, for all of us who believe

-------###-------


Yang terbaik hanya satu, tak mungkin lebih dari satu

begitu juga kebenaran hanya ada satu
seperti halnya Sang Pencipta satu adanya
demikian halnya juga kita....kita yang menjadi satu
diantara kita semua yang meyakininya dan menyimpannya di dalam hati kita masing2
segala yang tersendiri dan dipandang aneh dimata kehidupan dunia ini
sebaliknya yang terbaik dalam dunia kita
segala jiwa-jiwa yang unik diciptakan menjadi yang terbaik
bagimu bagiku, bagi kita semua yang meyakininya


Servants of Perfection



Black white of yours can not be predicted
Perfection become real relativity for 'servants of perfection'
And only become apparent achievements
Vain to reach that point
And in your perspective
And in this wicked circumstances
Without anyone of you who can realize
Till “that period” passed
Until you can accept “the real things”
That was long time existed
Long before you declare your perfection



------####--------



hitam putihmu tidak bisa diprediksi
kesempurnaan menjadi relativitas nyata buat 'hamba-hamba kesempurnaan'
dan hanya menjadi pencapaian yang semu
sia-sia belaka untuk mencapai titik itu
dan dalam sudut pandangmu
dan dalam keadaan-keadaan sekarang ini yang jahat
tanpa seorangpun darimu yang bisa menyadarinya
sampai lewat 'masa-masa' itu
sampai kau bisa menerima 'hal-hal nyata' itu
yang jauh sudah lebih dulu ada
jauh sebelum kau mendeklarasikan kesempurnaanmu


Muara




aku terus berlari menjauh
meninggalkan ruang yg tersisa dalam hati
tak jelas kemana aku akan pergi meninggalkan jejak jejak kehampaan
seharusnya aku kuat menepis segala keraguan, kesedihan dan kekecewaan hatiku
tapi adakalanya juga aku harus berada dalam kelemahan dan ke-ikhlasan ini
agar sedikit saja aku bisa peka dan mencairkan hatiku kembali

mengejar bayangan-bayangan ini terasa teramat sulit bagiku
namun begitu akhirnya aku menyadari
biarkanlah semuanya berjalan apa adanya
air yang deras takkan sanggup ku bendung
dia akan bermuara ke tempat yg sebagaimana mestinya

tak ada yg bisa kulakukan lagi
kecuali hanya menuggu dan menunggu
dan melihat apa yg akan kutemui di depanku nanti
sesuatu yg semestinya harus terjadi
bukan menurut ke-egosian dan keinginanku semata


Jadilah Kehendak-Mu



Aku datang kedunia ini sendirian dengan telanjang
aku jg akan pergi dari dunia ini sendirian

Engkau tau Tuhan 10 tahun sudah berlalu
dan di tahun2 yang sulit pula aku telah banyak kehilangan sesuatu
dalam penderitaanku dan kehilangan banyak hal
bahkan di dalam tubuhku sendiri

tapi aku tak pernah menyesali semua ini Tuhan
aku ingat sewaktu aku kecil aku digendong
itu kenangan yang indah yang tak mungkin kurasakan lagi
sekarang-sekarang ini mungkin waktu yang berat
betapa hatiku ini harus merelakan segalanya

mungkin kenikmatan dunia takkan lagi kurasakan
takkan ada lagi secangkir kopi hangat
ataupun segelas cola dingin dikala terik
ataupun rasa manis dan lezat di lidah ini

tak ada lagi hiburan malam
terang benderang kota
ataupun lalu lalangnya pejalan kaki

tapi aku tak pernah menyesali semua ini Tuhan
mungkin ini sudah tiba saatnya Engkau menggendong aku
karna aku sudah tak sanggup lagi berjalan Tuhan

mereka bilang aku kotor dan jorok
menjijikan dan menakutkan
seperti zombie di tengah-tengah orang2 tercinta
aku sembunyi-sembunyi demi kelangsunganku sendiri
akupun tak pernah berharap ada seorang yang benar-benar mau mencintaiku

karena bagaimana mungkin aku bisa menghangatkan seseorang dengan kebekuan
dan bagaimana mungkin aku bisa mengharumkan kehidupan dengan bau busuk ini

ini mungkin salahku Tuhan karena tidak mendengarkan nasihatMu
tapi waktu takkan pernah bisa diputar kembali

saat-saat ini aku hanya bisa tersenyum mengingat itu semua
bahkan ketika sekalipun masa lalu itu bukan diriku
merengek-rengek seperti anak kecil yang menginginkan mainan
berlari dengan anak-anak seusianya
tertawa seperti tidak ada sesuatu duri apapun dalam tubuhnya

aku tidak kuat lagi Tuhan
mungkin mereka bilang esok, lusa ataupun sepekan lagi aku akan berlalu
tapi setelah sekian lama kurasakan kesakitan ini
aku hanya bisa berkata
hidup-matiku biarlah berlalu
tapi aku percaya keselamatanku tidak akan pernah berlalu

Jadilah Kehendak-Mu Tuhan


--------####----------


John 14:1-6

dedicated to the beloved people in heaven, my friends with HIV, TB and Cancer
number one killer in the world



http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_causes_of_death_by_rate

http://en.wikipedia.org/wiki/Tuberculosis

Semangat untuk hidup



Aku melihat seorang anak laki-laki
'dalam imajinasinya''
saat malam menghampiri
menjadi teman rutinitasnya sehari-hari
darah, cairan, ketersiksaan

10 tahun berlalu tanpa kepastian
dan begitu terjal jalan yg dilalui demi menggapai suatu harapan
namun sia2 belaka

di suatu malam aku termenung
dan mulai memikirkan pertanyaan yg muncul
apa Tuhan memang benar2 ada
jika ada , kenapa tidak Tuhan pindahkan saja gunung ini didepan mataku
seperti yg Tuhan janjikan
atau membelah lautan untuk membuktikan kuasanya

hari berlalu, munculah kekecewaan kepada apa yang disebut Tuhan
melakukan dosa dan segala kepuasaan
demi memenuhi keinginan tubuh yg fana
menjadi tindakan penyalahan dan tanda kekecewaan terhadap Tuhan

........


hidup memang sangat penting
dan aku tau bagaimana menghargai anugerah yang telah Tuhan berikan ini
tetapi hidup jg bukanlah sesuatu yg mesti dipertahankan mati2an
lalu mengesampingkan apa yang sudah Tuhan amanatkan
demi kelangsungan hidup kita semata
semua berlalu begitu cepat seperti roda yang sedang berputar
begitu juga kehidupan ini,
Tuhan memberikan kita waktu yang sebentar untuk hidup
kepada diriku, adik kecil disana yg telah tiada
juga kepada orang2 yg merasa panjang umurnya
hidup ini sangat singkat
tak ada bandingnya dengan kehidupan kekal diatas sana

itulah sebabnya damai sejahterah dan keselamatan dari Tuhan saja
sudah sangat lebih dari cukup bagiku

tidak benar aku tdk pernah berharap ingin sembuh
dari ketersiksaan fisik ini
tapi yang benar,
aku tak pernah berharap lagi apa yang manusia inginkan sekarang,
apa yg aku inginkan
melainkan apa yg Tuhan inginkan

aku percaya dan yakin dan tak ada yg tidak mungkin baginya
perihal kesembuhan bahkan bangkit dari kematian

tapi sekarang aku sadar bukan itu semua yang terpenting bagiku
melainkan mensyukuri atas apa yang sudah Tuhan rancang buat hidupku dan masa depanku
sehingga di dalam kelemahan agar kuasa,
dan kemuliaan Tuhan bisa bekerja
dan menghasilkan bunga2 yang bersemi di musim gugur
dan hujan di musim panas, yaitu iman

yang menghasilkan semangat untuk tetap hidup di tengah kekurangan2 yg Tuhan izinkan
agar dimana dengan ini semua bisa menjadi kesaksian tentang kemurahan dan belas kasih Tuhan
dan yang terpenting, keselamatan yang telah Dia berikan sampai selama-lamanya



==========


note :

Untuk seseorang yang sudah bosan dengan penyakitnya.
dia tidak jauh...dan dia tidak mementingkan lagi kesembuhan itu.
yang dia butuhkan sekarang hanya seorang teman.
teman yang mampu mengerti akan kesendiriannya.
jangan kuatir, aku ada disini teman
aku adalah 'bagian' darimu
saat dunia ini sudah tidak lagi menganggapmu ada.


~~~~

- the other side of mental personality and psychological -
http://alexrein.blogspot.com/2011/10/disorientation-of-time-heart-upheaval-9.html

Schizoid Personality Disorder - the memories



disorientation of time
heart upheaval
9 years have passed
27 years ago

sunrise and sunset accompanied by self
with strangers that never existed

There was one place
I remember it but not so sure
but it is still conceivable

a screen on display
continue to recur and rotated
seen a boy in a small room and empty

a killer virus who gnawed him
vacant, crying, and sleeping in the day and night

the pain who gnawed of his life had been so long

private nurse

mental disorientation

pressure about to freedom
bad shadows
violence, abuse, humiliation

lack of feeling
rigdity
stabbed his memories

spinning in memories
trapped in a circle
and bring him further away
into his own environment

This dream continued to recur
but the stories just go away
without which none can be changed

until one time i woke up
then i look at the mirror and said:
'Oh God, no!'


=======


disorientasi waktu
pergolakan hati
9 tahun berlalu
27 tahun silam

terbit dan terbenam ditemani diri sendiri
bersama orang asing yang tidak pernah nyata

ada satu tempat
tidak begitu pasti ku mengingatnya
namun masih dapat dibayangkan

sebuah layar dipertontonkan
terulang dan terputar terus
terlihat seorang anak lelaki di sebuah ruangan kecil dan kosong

sebuah virus pembunuh yg menggerogotinya
di siang dan malam melamun, menangis, dan tidur

sakit yg menggerogoti hidupnya sudah lama sekali

suster pribadi

disorientasi mental

tekanan akan keleluasaan
bayangan-bayangan yang buruk
kekerasan, makian, hinaan

ketidaksukaan perasaan
kebekuan
menusuk memori memorinya

berputar dalam ingatan-ingatan
terjebak dalam satu lingkaran
dan membawanya semakin jauh
ke dalam lingkungannya sendiri

mimpi ini terus terulang
namun cerita-ceritanya berlalu begitu saja
tanpa ada satupun yang bisa dirubah

sampai suatu waktu aku terbangun
lalu bercermin dan berkata :
'Oh Tuhan, tidak!'


-------#####---------


see : http://en.wikipedia.org/wiki/Schizoid_personality_disorder

Love, Faith, and Another Life



Ada banyak hal dalam hidup yg bisa kita bagikan ke orang lain
tapi lebih banyak pula hal yang kita tidak bisa bagikan ke orang lain
dan kita sembunyikan di dalam diri kita sendiri
aku punya hal yang aku sembunyikan dari mu
tapi tidak untuk kesendirianku

kau tahu tentang diriku bagaimana aku bersikap padamu
dan kau tahu seberapa lama lagikah aku harus bergantung pada ini semua
sesuatu yang terpaksa aku lakukan untuk bertahan demi bersamamu

kau bilang aku tak mengerti apa2 tentang penderitaanku
tapi sebenarnya kamulah yang tidak mengerti apa2 atas perjuanganku
melawan ketergantunganku demi bersamamu kelak.

satu-dua teori mengatakan aku mungkin takkan hidup lebih lama lagi dan berbaring disini
waktu2 yang berjalan mungkin akan terasa begitu lama setelah aku berlalu darimu
namun semua ini bukan tentang bagaimana lagi aku harus bertahan dan menjalani hidup
tapi tentang bagaimana aku yang hidup untuk mencintaimu

sekarang aku bertanya-tanya
apakah nafasku yang baru akan sama seperti nafasku yang lama?
yang sama2 mencintaimu dalam suka maupun duka?

satu hari pernah ku genggam tanganmu
dan kubisikan satu hal yg mungkin tidak akan kamu lupakan :
'aku takkan pernah meninggalkanmu'

sekarang ini mungkin adalah waktu yang terbaik
untuk mengenang apa yang sudah terjadi di hari kemarin
karena disaat yang bersamaan pula inilah waktu yang terakhir untuk kita bertemu

kamu adalah yang terbaik
terbaik yang pernah aku miliki
dan kamu pula-lah alasan aku untuk bisa hidup untuk yang keduakalinya
ingatlah : 'aku takkan pernah meninggalkanmu'
karna aku akan hidup untuk yang keduakalinya untukmu....


Vision of 27


PART I

I walked backwards
in this brain
across my spirit

asked the memories
asked the dumb
dark night wrap my vision
I could not see anything
Even then i could still hear

The one who thrilled me came and sat beside me
Then he asked me if i wanted to take this place
I gave no answer because i did not know him

Then i saw myself flying across the sky above
I saw many people chasing me brandishing their swords
But all the time that repeated my vision just stop there

I also saw myself walking away eastwards
Walking and running
But as far i could run, i had never been able to run away from him

Then i saw giants balls
at altitude sky
About to hit me

I could not shout
This mouth froze and numb
My heart was pounding
My rigid body froze and couldn’t move

Then all seemed so fast like a tangle tapes
Unnatural sound
The mother turned into the cursed devil
She yelled at me

Strange tones that never existed in this world are played
'Hey…your path is near
Figure 27 was born for you
Your way have been set'



(....continued in the secret)



--------####---------



aku berjalan mundur
di dalam otak ini
melintasi rohku

bertanya kepada memori-memori
bertanya kepada sang bisu
malam gelap menyelimuti penglihatanku
aku tidak bisa melihat apapun
meskipun begitu aku masih bisa mendengar

orang yg menggetarkan hatiku datang dan duduk disampingku
lalu dia bertanya masihkah diriku mau menempati tempat ini
aku tak bisa menjawabnya karena aku tidak mengenalnya

lalu aku melihat diriku terbang melintasi ketinggian langit
aku melihat banyak orang mengejarku mengacungkan pedang-pedang mereka
tapi setiap saat terulang penglihatan itu hanya berhenti sampai disitu saja

aku juga melihat aku menjauhi seseorang ke arah timur
berjalan dan berlari
tapi sejauh mungkin aku berlari diriku tidak pernah bisa menjauhinya

kemudian aku melihat bola-bola raksasa di ketinggian langit
hendak menghantam diriku
aku tidak bisa berteriak
mulut ini seperti bungkam dan kelu
hatiku berdebar
tubuhku kaku dan tdk bisa kugerakan

lalu semua terasa begitu cepat seperti kaset kusut
suara tidak beraturan
sang bunda berubah menjadi iblis yang terkutuk
dia membentakku

nada2 asing yg tdk pernah ada dlm dunia diperdengarkan
hey jalanmu sudah dekat
angka 27 diperuntukan untukmu
caramu sudah ditetapkan



(....continued in the secret)



=============


PART II

setelah lepas dari jalan raya yang besar
aku melewati jalan sempit, kembali ke tempat semula
namun aku kembali menjauh

hingga aku ada di sebuah benteng
dengan para bajingan
para pendosa didalamnya

tapi aku berhasil lepas dari jerat penjaranya

dan sekarang aku aku melihat sebuah pelabuhan besar, kota emas, berkilauan
sebelah barat seperti lembah gelap yang menakutkan
arah timur adalah kota emas tapi tanpa ujung

tempat kedamaian

aku berharap bisa memasuki pintu itu
dan menuntaskan apa yang terjadi

aku tak tahu apa yang akan membatasi garis akhir
jiwa yang berlalu tidak membawa segala memori dan kepedihan
walaupun demikian ia adalah tetap bagian dari yang lama

penglihatan tentang angka 27 mungkin adalah sebuah jawaban
tapi aku harus menunggu sedikit waktu lagi sampai itu benar-benar terjawab

setidaknya walaupun tidak menjawab segalanya
itu harus tetap dilalui
untuk menjawab siapa kamu!
seiring tanda tanya besar tentang arah timur....


(.....continued in the secret)


=========


PART III

sekarang aku berdiri di garis sebelum akhir
di penghujung 26
pada angka 6 aku melihat naga

aku terbangun dalam mimpi
merasakan sakit yg amat sangat di angka 12
yang hampir saja merenggutku

aku diciptakan dari 'yang tidak ada'
dan aku dibinasakan menjadi 'yang tidak ada' dari 'yg sudah ada'
apa orang lain sedang bercerita dalam diriku yang sbrnnya tidak pernah ada?

........................
........................

ada saat dimana aku harus membenamkan diri dari memori di kepala ini
hantaman memang deras, hentakan memang kuat....
dan aku rasa hidup tdk melulu seperti apa yg bisa dilihat oleh mata
dirasakan oleh tubuh, dibawah langit ini
terdengar sedikit aneh, namun terasa cukup nyaman

seketika saja hal ini terus berlanjut
antara bayangan dengan hal nyata
antara ilusi dengan kasat mata
selalu saja berlari menjauh
ke arah timur sepertinya
tempat yg asing namun menyejukan

terus bermain dalam ancaman pedang
melangkahi atap-atap rumah
pergi menjauh

sebenarnya aku ingin mengulang
tapi sepertinya hanya bisa dilanjutkan melalui
penglihatan ini
diperbaiki dan dihapus

..............

kamu pernah mendengar tentang kota tua itu?
seperti itulah yg bisa kugambarkan selama ini

..............

sepertinya

..............

dan akhirnya, bayangan-bayangan itu terputus begitu saja hingga kini
di angka 28


dan kuharap selamanya ia takkan pernah kembali lagi

-------####--------


Mazmur 23:1-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.


'Hikmat' dari Laut



Satu2nya hadiah dari laut hanyalah pukulan keras
dan terkadang kesempatan untuk merasa kuat

sekarang, aku tak tahu banyak tentang laut
tapi aku tahu bahwa itu yang semestinya ada disini
dan aku juga tahu betapa pentingnya dalam hidup
bahwa tidak perlu harus menjadi kuat, tetapi untuk merasa kuat

untuk mengukur diri sendiri setidaknya sekali
untuk menemukan dirimu setidaknya sekali dalam kondisi manusia yang paling kuno
menghadapi kebutaan dan ketulian seorang diri
tanpa suatu apapun untuk membantumu
selain tangan dan kepalamu



-in memory-

Christopher Johnson McCandless

(12 February 1968 - 18 Agustus 1992)

Senin, 27 April 2009

Take a Breath




My real life is in my dream

Land of illusion for my body

where's the pain goes away in my unconsciousness

real or not

i don't care

i just want to be free from this

but i don't want to go there....because i'm afraid


======

- something that makes you sleep -

Minggu, 07 Desember 2008

Terasing



Aku tlah kehilangan sahabat-sahabatku
Aku tlah kehilangan orang orang yang kucintai
Aku telah kehilangan orang orang yang kupercayai
Aku bagaikan terasing
Tersesat disamudra luas
Tanpa seorangpun yang mengerti

Namun aku tak ingin menangis karena kalian
Bagiku air mata yang jatuh adalah sebuah kekalahan dan hina
Dan air mata yang jatuh ke bumi
Takan sanggup menghapus segala yang sudah terjadi

Biarkan aku sendiri dan tersesat
Tersesat dalam lorong jiwaku sendiri
Tinggalan bayang-bayang diriku atas apa yg pernah hidup
Tinggalkan segala kehirukpikukan
Yang pernah kusaksikan

Biarkan aku karam dan tenggelam ke lautan terdalam
Inilah rumahku dan kebahagiaanku
Tanpa satupun yang bernafas disisiku


-----####-----


Aku berjalan tanpa sahabat seperti kalian
Aku kehilangan jantung hidupku untuk tertawa lepas
Aku telah membentengi diriku dari segala tawa, cinta dan persahabatan
Sahabatku adalah diriku sendiri bukan siapapun

Aku berjalan di kerikil tajam
Aku berjalan di tengah badai dan hujan
Aku berteduh tanpa atap ditengah panas
Aku tertidur di dinginnya malam tanpa selimut
Aku menyusuri gunung dan lautan
Hanya untuk mencari aku-aku yang lain di seberang sana
Dan hatikupun lalu menangis menitikan air mata
Atas siksaan yang begitu hebat ini
Namun aku tak bisa lepaskan semua ini
Aku bernafas karena "dia"
"dia"lah yang sudah membuatku bertahan hidup
Dari jiwa-jiwa yang seharusnya sudah membunuhku

hati, roh, pikiran dan jiwa



Aku mendengar hati, roh, pikiran dan jiwaku
Berbicara bersama tentang diriku
Mereka masing-masing berkata : "akulah yang terbaik,
"Akulah yang pantas atas hidup ini"
Mereka saling tuding dan menjatuhkan
Pikiranku berbicara dengan logikanya
Hatiku menghasilkan perasaan dan cinta yang dia miliki
Rohku bermain dalam alam tak kasat matanya
Serta jiwaku yang berdiri tegak dengan idealisme dan keangkuhannya

Sabtu, 06 Desember 2008

sang waktu



Waktu yang bengis berlari disampingku

Dengan wajahnya yang penuh kengerian

Yang takkan pernah sanggup terbayangkan

Ia tertawa melihatku sambil terus berlari meninggalkan jauh diriku
Aku tersandung dan terjebak dibelakangnya

Hingga semakin tertinggal jauh darinya

Waktu yang bengis itu semakin tertawa meninggalkanku dibelakangnya

Sementara aku meratapi langkah demi langkahku

Langkah-langkah yang semakin melambat

Dan kaki-kaki yang semakin berat untuk digerakan
Hingga semakin membuatku tersesat dan terjebak dalam jejak-jejak langkahnya


###


Kenangan itu memang sulit untuk dilupakan
Tapi aku percaya kita semua mampu menghapus segala kenangan pahit kita
Menganggantinya dengan lemabaran kertas yang baru
Membuang segala lembaran kusam beserta tulisannya
Karena setiap langkah kita meninggalkan apa yang ada dibelakang kita
Dan apa yang kita tuju semua menanti didepan mata kita
Percayalah semuanya akan menjadi baik adanya
Dan segala sesuatu yang telah usang akan berlalu
Akan tergantikan di hari esok yang lebih indah, segala yang lebih baik dari hari kemarin
didalam segala harapan dari Tuhan kita

Hamba Cinta



Dua sisi dalam jiwa ini yang saling bertabrakan
Aku yang kosong dengan aku yang terisi
Diriku melawan perasaan-perasaanku
Dua sisi yang saling tikam
Sebenarnya aku membenci satu sisiku yang lain
Namun seringkali satu sisi ini lebih kuat
Menguasaiku dalam satu kesatuan
Satu sisi itu yang menamakan dirinya perasaan
Bahkan dengan bangganya menamakan dirinya cinta

Rasanya ingin kubunuh satu sisiku yang lain ini
Sebelum dia lebih dulu membunuhku
Dan sebelum semakin banyak dia-dia yang lain
Yang menamakan dirinya cinta
Cinta-cinta yang akan semakin banyak membunuhku
Menikamku dan memusnahkanku secara perlahan namun manis



-----###-----

Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah saat kumenangisi cinta
Namun aku tak kuasa atas kelemahanku ini
Cinta sudah membunuhku secara manis
Aku tak sadar dia sudah membutakanku
Pedangnya sudah menusuk jiwaku
Dan aku dibuat terluka dan tak berdaya olehnya
Aku dibawanya pergi kenegrinya
Aku dibuatnya menjadi hambanya
Hambanya yang tak berdaya
Hambanya sang tuan cinta

-----###-----

Maut



Aku harus mati tanpamu
Dan menghancurkan tubuhku
Membebaskan roh dan jiwaku
Terbang menuju dimensi lain
Dimensi tak kasat mata
Tuk meraih kemenangan
Kemenangan terakhir
Menuju kesempurnaan
Karena jika aku mati bersamamu
Kamu hanya kan membawaku kepada kehampaan
Kesengsaraan abadi, dimana danau penderitaan berada




-----###-----

Begitu banyak pintu yang harus dipilih
Kebengisan dunia menawarkan berjuta pintu bagi kita
Pintu yang akan membawa kita kepada kehidupan selanjutnya
Kesengsaraan, tangis, tawa, kebahagiaan
Dan segala sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya

-----###-----

Dusta


DUSTA

Setiap lidah putus karena setiap ucapan bohongnya

Dusta adalah pedang bermata dua yang tajam
Yang siap memotong setiap lidah para penipu

Karena kepercayaan tidak ternilai oleh apapun dikolong langit ini

Hakekat kejujuran yang sejati takkan sanggup terbayarkan oleh setiap harta benda yang fana

Emas perak dan permata takkan sanggup membayar kesuciannya

Kejujuran seperti mata air yang mengalir bagi setiap insan yang menghargainya

Setiap kebohongan yang terucap akan terpatri didasar nurani setiap telinga yang mendengar
Ia bagaikan benih yang tumbuh Dan ter-cap di setiap dahi kita
Dusta seperti racun maut yang membunuh kita perlahan demi perlahan

Karena dapatkah orang berjalan di bawah matahari tanpa meninggalkan bayangannya?
Atau dapatkah sebuah cermin memantulkan kegelapan?

Setiap cermin mematulkan setiap terang dan apa yang ada di depannya

Dia tidaklah memantulkan apa-apa yang ada dibelakang kita maupun apa yang ada dibelakangnya
Setiap mata dan telinga
Melihat apa yang dilihatnya dan mendengar apa yang didengarnya
Dan menyimpan apa yang didapatnya didalam ruang-ruang hatinya

Dan setiap ruang hati hanya untuk ditempati satu, tidak dua ataupun lebih

Akan sulit baginya membongkar lagi apa yang sudah menempati ruang itu


Sesungguhnya setiap ucapan dusta bukanlah sebuah kemenangan
Namun tak lebih dari sebuah hina dan kekalahan dan kebodohan

Karena apa yang ditabur itulah yang dituai

Dusta adalah sebuah pedang

Pedang-pedang yang diciptakan untuk dirinya sendiri

Kebodohan - kebodohan



Addiction

- a drop of water falling to earth would make this land accursed -

=======

i need 'you' for me, but not for the real me
i could die without 'you' because you've stole me from myself and 'the real me'
you make me like stupid
so weak
i am bleed
almost die

if 'you' really love me
'the real me' can really love 'you' too
but you have change the grace into a prison for me
you are not only crush my body, but also my spirit and my soul

....

and finaly

i will count
one hour...one day...one week...one month...one year...
year after year...life after life...
to found the end of this...the door...those door...salvation...the end of slavery
Lord, may the time would come


=======


aku membutuhkanmu untuk diriku, tapi bukan utk 'diriku yang sesungguhnya'
aku bisa mati tanpamu karena kamu telah mencuri aku dari 'diriku yang sesungguhnya'

kamu membuatku tampak bodoh
begitu lemah
aku begitu berdarah
hampir mati

jika kamu sungguh-sungguh mencintaiku
'aku yang sesungguhnya' dapat mencintaimu juga
tapi kamu telah merubah kemuliaan itu menjadi penjara bagiku
kamu tidak hanya menghancurkan tubuhku tetapi juga roh dan jiwaku

.....

dan akhirnya
aku akan menghitung

satu jam....satu hari....satu bulan....satu tahun....
tahun demi tahun.....kehidupan demi kehidupan....

untuk mencari akhir dari 'ini'....pintu itu....penyelamatan.....akhir dari perbudakan
Tuhan, kiranya waktunya segera tiba


--------####--------


Tuhan ampuni aku
Atas duka yang kuciptakan untukmu
Atas segala hina ini

Sebenarnya aku ingin lepas dari semua ini
Tapi aku bagaikan terpenjara, aku bagai tersesat tanpa dia

Aku bagaikan terperangkap didalamnya Tuhan
Tubuhku kering digergoti keinginanku sendiri

Daging dan tulangku hangus oleh kebodohanku sendiri

Aku bagaikan seorang buta dituntun seorang penipu yang dibawa ke pejagalan


Saat jiwaku memberontak semua organ tubuhku berteriak kesakitan

Haruskah kuturuti semua hingga jiwaku terbunuh di tangan ragaku sendiri?

Dan bahkan ragakupun tewas oleh dirinya sendiri



-----###-----


Aku menangisi kebodohanku Aku
meratapi segala kekalahanku

Merenung dalam tatapan kosong jiwaku
Dalam sisi-sisi nurani yang terkikis

Terjerembab dalam air mata penyesalan

Dan diselimuti kekosongan



-----###-----


Tuhan Aku terjatuh dan dan terjatuh lagi
haruskah ku membenci semua ini?
Haruskah ku mati agar ku terlepas dari kebodohan-kebodohan ini

Aku diselimuti langit hitam
Dikelilingi bayangan gelap
Disudut ruangan sempit
Aku kehilangan segala akal dan budiku
Nuraniku terpenjara oleh kefanaan
Dihimpit tangis duka Tuhan semesta alam

Ampuni aku Tuhan
Aku telah kalah lagi, dan lagi
Aku terjatuh lagi, dan lagi....


####


Oh Tuhan hatiku bergejolak
Aku tak sanggup mengendalikan ini
Perasaanku menenggelamkan logikaku
Aku menjadi bodoh karena kelemahanku dan ketergantungan ini

Hei kalian pergi jauh dariku!
Aku tak membutuhkan kalian!
Kalian hanya akan membunuhku
Membuat akal sehatku mati
Dengan pisau dibalik kelembutan dan kehangatan yang kau tawarkan

Berhentilah bermain dalam pikiranku,
Berhentilah menyakiti jiwaku
Pergilah ketempat dimana sang tuan rumah menyambutmu
Karena rumahmu bukan disini lagi
Tempatmu bukan di tempat ini lagi
Kau hanya akn menjadi kuburan sunyi jika ditempat ini
Tempat ini adalah tanah asing bagimu
Karena tempat ini sudah lama mati
Tersesat dan tak bertuan


-----####-----

The Strange



Saat aku menulis sebuah kisah
Akupun tak tau kisah tentang siapa ini
Sepertinya hidup namun tak pernah nyata
Saat aku bertemu dirinya dalam dimensi jiwa
Sepertinya ku mengenalnya tapi entah dimana
Bayangan halus sosoknya tersamar dalam kabut-kabut imaji
Aku tak mengerti mengapa terjadi kepada diriku
Apa makna dari sebuah pesan ini?
Pesan yang samar dari dimensi lain
Aku bukan seorang perantara ataupun seorang nabi
Aku hanya diizinkan merasakan dan mengecap semua ini
Sebuah rasa yang tak pernah ada dalam dunia ini
dan tak pernah kutemui di sepanjang hidupku

Sebuah rasa yang pantang dibongkar oleh siapapun di dunia ini
Saat aku mencoba mengejarnya dan mendapati siapa gerangan dirinya
Aku tak pernah mampu menggapainya
Bagian rohku yang seprti angin terputus dalam batas dimensi itu
Yang akhirnya menyisakanku dalam ketidakmengertian yang hebat
Dan kudapati jiwaku berdiri ditempat ini dalam tatapannya kosong


####

Oh Tuhan siapakah dia disampingku
Aku tak pernah mengenal dia Tuhan
Namun dia tetap mengikutiku terus
Dia mengambil alih pikiranku
Sosok halusnya memberikanku kedamaian dalam kesakitan
Tuhan...,dia memenjarakan jiwaku
Tapi anehnya kudapati jiwaku bahagia didalam penjaranya

Dia datang saat orang-orang meninggalkanku sendirian
Dia menghiburku dalam keheningan
Dan kulihat kepahitan dalam senyum tawanya
Dan kesedihan pada tatapan matanya

Wahai orang asing jiwa yang terluka dan terbuang
Siapakah engkau?

Terluka




Aku telah kehilangan segala akalku karenamu

Kau membuatku kembali terjatuh untuk kesekian kalinya

Kau berikan harapan namun lalu kau mengambilnya kembali dariku

Mengobrak abrik isi ruang hatiku

Kau runtuhkan kembali puing-puing yang susah payah kudirikan

Kau ludahi aku dengan segala kecantikanmu

Tak sadar kau telah menyakitiku

Tawamu mengiringi segala kepedihan yang kupendam

Dan segala harapan yang telah kukubur kembali

Kecantikanmu telah membuatku bertekuk lutut dihadapanmu

Namun tak sampai membuatku menangis

Karena aku masih cukup kuat menahan semua ini

Demi tawa dan kebahagiaanmu

Dan perasaanku kepadamu


----###----


Kau hangatkan hati yang beku
Kau sejukan jiwa yang kering oleh kemarau panjang
Membuat hidup ini menjadi berwarna lagi
Relung-relung hati yang telah lama hancur
Oleh perasaan-perasaan pahit dan segala kemuakan hidup
Seakan sirna sekejap saat bertemu mu

Kutau kau membuat hatiku sejuk
Tapi kusadari semua takkan pernah mungkin
Takkan pernah bisa kau bersamaku
Biarlah tetap rasa ini kusimpan dalam hati saja
Menjadi bunga-bunga indah yang cukup kupandangi saja
Dan takkan pernah kupetik seumur hidupku
Tetaplah terus bertumbuh dan berbunga hiasi hidupmu
Dan janganlah pernah berhenti memancarkan wangi dalam hidupmu

Kukan berusaha berbesar hati merelakanmu
Karena kusadari siapakah diriku dihadapanmu

Kucoba runtuhkan semua hasrat dan kerinduan ini
Demi perasaanku kepadamu
Yang pernah ada dan menghiasi hidupku
Walau hanya sekejap saja

Karam




Haruskah ku membangun kembali puing-puing yang runtuh ini
Meletakkannya satu demi satu hingga kembali berdiri tegak
Sekian lama harus kupendam semua ini
Menjatuhkan diri ke laut yang paling dalam
Karam bersama sejuta tawa dan harapan
Emas perak dan tembaga yang menjadi karat

Jauh dari hiruk pikuk kehidupan
Kuberjalan melintasi kerikil-kerikil tajam
Menuju lorong gelap tak berujung
Tanpa suara dan cahaya
Hanya kedinginan dan kehampaan yang menyelimuti jalan ini

Ku terus melangkah dan melangkah lagi
Tanpa satupun orang yang mengerti
Hingga dipersimpangan jalan ini
Kubertemu seorang yang mampu menyejukan jiwa yang kering ini
Mengangkat kapal yang sudah lama tenggelam
Bersama kesedihan, air mata, dan kesendirian

Cinta Itu Maut





Cinta itu maut


Maut itu menaungi hidup


Segala kebahagiaan dalam dunia berasal dari kefanaan dan kehampaan


Semua yang bernafas berlari menuju kekekalan


Kematian yang kekal atau hidup yang kekal


Semua kehidupan yang fana ini berasal dari cinta


Sepercik cinta dan harapan hingga bertumbuh menjadi bongkahan maut


Setiap yang lahir dari cinta pada akhirnya menuju maut


Karena maut adalah garis akhir dan menuju sebuah pilihan


Kematian yang kekal atau hidup yang kekal